Thu. Sep 29th, 2022

Seorang wanita bernama Rusmiati (33) ditemukan tewas mengapung di sungai, Senin (8/11/2021). Adapun lokasinya di Sungai Macak, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Sebelumnya, ia sempat dinyatakan hilang setelah hanyut bersama suaminya, Abdul Ghofur (35).

Jasad Rusmiati ditemukan tersangkut di semak semak. Diketahui, Rusmiati sempat hanyut bersama suaminya Abdul Ghofur di Sungai Macak, Desa Margo Rejo, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur pada Sabtu (6/11/2021) lalu. Namun suaminya sudah ditemukan lebih dulu pada MInggu (7/11/2021) lalu.

Sementara sang istri ditemukan tim BPBD OKU Timur bersama Basarnas sekira pukul 07.10 WIB hari ini. "Sudah ketemu 1,5 KM dari titik dia terjatuh (Jembatan Bambu)," ujar Kepala BPBD OKU Timur, Mgs Habibullah, Senin (8/11/2021). Dengan menggunakan perahu karet, tim menemukan jenazah korban tersebut.

Kondisi korban dalam keadaan mengapung tersangkut di semak semak sekitaran sungai. "Langsung kita evakuasi dan dihantarkan ke rumah duka," jelasnya. Diketahui pencarian korban dilakukan sejak dua hari yang lalu, namun sempat terhenti tadi malam.

Kemudian pencarian korban dilanjutkan saat matahari terbit pagi ini. Abdul Ghofur (35) dan Rusmiati (33) Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang diduga hanyut terbawa arus aliran Sungai Macak Desa Margo Rejo, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur ternyata hendak menyadap karet. Korban dinyatakan hilang setelah pihak keluarganya khawatir karena keduanya tidak kunjung pulang hingga magrib.

Pada saat dilakukan pencarian pada Sabtu (7/11/2021) malam, pihak keluarga dibantu dengan warga beserta petugas terkait menemukan sepeda motor korban yang berada di pinggir sungai. "Motor itu persis berada di dekat jembatan yang terbuat dari bambu," ujar Suyatno Kades Margo Rejo, Minggu (7/11/2021). Suyatno menduga bahwa dua warganya itu terjatuh saat hendak menyebrang dengan melewati jembatan tersebut.

Pasalnya keadaan jembatan itu terlihat sudah rusak pada tempat peganganya. "Biasanya pegangan jembatan itu bagus tapi ini keadaanya rusak, tapi ini kan baru dugaan soalnya tidak ada saksi mata," ucapnya. Mula sejak kemarin sore sampai dengan saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh pihak keluarga, BPBD OKU Timur, Kepolisian serta masyarakat sekitar.

"Belum ketemu, mohon doanya supaya cepat ditemukan," tutupnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.