Fri. May 20th, 2022

Satreskrim Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan aksi koboi jalanan di pinggir Jalan Ahmad Yani Kecamatan Blimbing Kota Malang pada Minggu (20/2/2022) dini hari. "Iya benar. Kami tindak lanjuti dan masih kami dalami," ujar Kasat ReskrimPolrestaMalangKotaKompol Tinton Yudha Riambodosaat dihubungi SURYAMALANG.COM, Minggu (20/2/2022). Pria yang akrab disapa Tinton ini menjelaskan, ada dua pelaku dalam kejadian aksi koboi jalanan tersebut.

"Pelaku berjumlah dua orang. Tetapi yang nembak hanya satu orang," terangnya. Tinton juga menuturkan, pihaknya masih mencari motif pelaku menodongkan dan menembakkan pistol diduga air gun ke korbannya itu. "Untuk hal ini, juga masih kami dalami. Karena korban juga enggak tahu, kenapa pelaku menembaknya," jelasnya.

Dirinya juga enggan menuturkan lebih lanjut, apakah pelaku merupakan oknum aparat. Mengingat, pelaku memiliki pistol diduga air gun tersebut. "Enggak bisa kita nebak nebak. Pada intinya, perkara ini masih kami dalami dan masih proses penyelidikan," tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, aksi koboi jalanan terjadi di wilayah Kota Malang.

Dalam aksinya itu, pelaku menembakkan pistol yang diduga air gun ke arah korban yang hendak membeli bakso. Dari informasi yang didapatSURYAMALANG.COM, kejadian itu terjadi pada Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 03.00 WIB di pinggir Jalan Ahmad Yani, Kecamatan BlimbingKotaMalang. Diketahui, korban aksikoboijalananitu berinisial MAM (18), warga Jalan Satria Barat Kelurahan Balearjosari Kecamatan BlimbingKotaMalang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri. Usai kejadian, korban dibawa menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menurut penuturan saksi yang enggan disebutkan namanya, korban ditembak oleh seorang pria tak dikenal.

Usai menembak korban, pelaku langsung kabur menaiki Yamaha Aerox warna hitam. Dan saat melakukan aksinya itu, pelaku sedang membonceng seorang perempuan. Untuk ciri ciri pelaku, berusia sekitar 23 tahun, memiliki tinggi badan sekitar 168 cm dan berbadan gemuk, serta menggunakan jaket hoodie warna hitam. Selain menembak korban, pelaku juga sempat mengeluarkan dua kali tembakan ke arah orang yang sedang nongkrong di sekitar lokasi kejadian.

Beruntung, tembakan itu meleset dan tidak mengenai orang yang sedang nongkrong tersebut.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.